Mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di madrasah ibtidaiyah sering mengalami kendala akibat lemahnya strategi kepemimpinan kepala madrasah, sebagaimana diidentifikasi oleh Nizamudin (2020, hlm. 45) dalam studi supervisi akademik di Bengkulu. Permasalahan ini mencakup kurangnya supervisi kelas dan pelatihan guru yang kontekstual, sehingga menurunkan prestasi siswa dan profesionalisme pengajar di MIS Hidayatul Mubtadiin. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran PAI, sekaligus menguji efektivitasnya terhadap iklim belajar kolaboratif. Kegunaan penelitian mencakup rekomendasi model kepemimpinan adaptif bagi madrasah serupa guna memperkuat daya saing pendidikan Islam dasar.
Copyrights © 2025