Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pelaku UMKM di Kota Medan terhadap program pembiayaan berkelanjutan yang ditawarkan oleh bank syariah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan studi dokumen terhadap 5 pelaku UMKM di berbagai sektor. Temuan menunjukkan bahwa tingkat pemahaman dan kesadaran pelaku UMKM terhadap program pembiayaan berkelanjutan masih sangat rendah, meskipun mereka memiliki persepsi positif terhadap prinsip syariah. Aspek keberlanjutan (ESG) belum menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan finansial, sementara faktor penghambat seperti kompleksitas prosedur, persyaratan teknis yang ketat, dan kesenjangan literasi digital menjadi tantangan signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan strategi komunikasi yang lebih sederhana dan kontekstual, penyederhanaan prosedur, serta pendekatan kemitraan yang holistik untuk meningkatkan minat dan akses UMKM terhadap pembiayaan berkelanjutan syariah.
Copyrights © 2025