Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik implementasi Kurikulum Merdeka dan penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi lapangan di UPT SPF SDN 96 Galung Boddong. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, siswa, dan staf pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, analisis dokumen, dan diskusi kelompok siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka dan P5 telah diterapkan secara bertahap melalui pembelajaran berbasis proyek dan kegiatan kolaboratif yang mendukung pengembangan karakter, soft skill, dan life skill siswa. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pembelajaran proyek dan penggunaan media digital sederhana. Namun, implementasi pembelajaran berdiferensiasi, literasi digital, serta dokumentasi P5 masih belum optimal. Kesimpulannya, Kurikulum Merdeka memiliki potensi besar dalam menciptakan pembelajaran yang adaptif dan kontekstual, namun memerlukan penguatan kompetensi guru, optimalisasi pelaksanaan P5, dan peningkatan kolaborasi agar implementasinya lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025