Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ISLAM DAN TOLERANSI Reski Permata Sari; A. Elfikasari; Asyifatul Haifa; Nur Sri Putri Muis
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini membahas konsep toleransi dalam Islam sebagai nilai fundamental yang berperan penting dalam mewujudkan kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk. Kajian diawali dengan pemaparan latar belakang mengenai urgensi pendidikan Islam dalam menanamkan nilai-nilai rahmah, keadilan, dan ukhuwah sebagai fondasi terciptanya sikap toleran. Metodologi pembahasan dilakukan melalui studi literatur terhadap Al-Qur’an, Hadis, serta berbagai penelitian terkait toleransi, agama, dan pendidikan multikultural. Hasil kajian menunjukkan bahwa toleransi dalam Islam (tasâmuh) bukan sekadar sikap menerima perbedaan, tetapi mencakup penghormatan aktif terhadap hak dan martabat manusia, diiringi batasan yang tetap menjaga kemurnian akidah. Dalil-dalil Al-Qur’an seperti QS. Al-Baqarah 256, QS. Al-Kafirun 6, QS. Al-Hujurat 13, dan QS. Al-Mumtahanah 8 mempertegas bahwa Islam menjunjung kebebasan beragama, keadilan, dan hubungan harmonis antar umat. Pembahasan juga menyoroti tantangan praktik toleransi yang kerap dipengaruhi fanatisme dan dinamika sosial, sehingga diperlukan penguatan pendidikan, dialog lintas agama, dan pemahaman kontekstual ajaran Islam. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa toleransi merupakan bagian esensial dari ajaran Islam yang harus diwujudkan dalam interaksi sosial, tanpa mengaburkan prinsip-prinsip akidah, guna menciptakan masyarakat yang damai, adil, dan saling menghormati.
Studi Lapangan Implementasi Fleksibilitas, Diferensiasi, Dan Projek Profil Pelajar Pancasila (P5) Dalam Kurikulum Merdeka Di SD Asyifatul Haifa; Suardi Suardi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya fleksibilitas, diferensiasi pembelajaran, dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di UPT SPF SDN 96 Galung Boddong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, analisis dokumen, dan diskusi kelompok siswa, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas pembelajaran telah mulai diterapkan melalui penyesuaian metode dan media ajar. Diferensiasi pembelajaran terlihat dalam variasi tugas dan pendampingan siswa, meskipun belum konsisten di semua kelas. Pelaksanaan P5 dilakukan secara tematik dan kontekstual melalui aktivitas nyata dan kerja kelompok yang meningkatkan keaktifan siswa. Namun, kendala masih ditemukan pada pemahaman guru terhadap diferensiasi dan keterlibatan orang tua yang belum optimal. Secara keseluruhan, implementasi Kurikulum Merdeka dan P5 menunjukkan potensi positif dan perlu penguatan kolaborasi serta perencanaan agar berjalan lebih optimal dan berkelanjutan
Analisis Praktik Implementasi Kurikulum Merdeka Dan Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SD Asyifatul Haifa; Suardi Suardi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik implementasi Kurikulum Merdeka dan penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi lapangan di UPT SPF SDN 96 Galung Boddong. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, siswa, dan staf pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, analisis dokumen, dan diskusi kelompok siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka dan P5 telah diterapkan secara bertahap melalui pembelajaran berbasis proyek dan kegiatan kolaboratif yang mendukung pengembangan karakter, soft skill, dan life skill siswa. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pembelajaran proyek dan penggunaan media digital sederhana. Namun, implementasi pembelajaran berdiferensiasi, literasi digital, serta dokumentasi P5 masih belum optimal. Kesimpulannya, Kurikulum Merdeka memiliki potensi besar dalam menciptakan pembelajaran yang adaptif dan kontekstual, namun memerlukan penguatan kompetensi guru, optimalisasi pelaksanaan P5, dan peningkatan kolaborasi agar implementasinya lebih efektif dan berkelanjutan.