Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterapkan pemerintah Indonesia sejak 2025 bertujuan meningkatkan gizi siswa dan mendukung proses pembelajaran, namun dampaknya terhadap madrasah masih perlu dianalisis secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak positif dan negatif MBG terhadap proses pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Hidayatul Mubtadiin, Kabupaten Kubu Raya. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain eksplanatori sekuensial, melibatkan 93 siswa kelas IV-VI, 5 guru PAI, dan orang tua melalui kuesioner, observasi kelas selama 3 bulan, serta wawancara mendalam. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji t-test dan regresi linier berganda, sementara data kualitatif melalui analisis tematik. Hasil menunjukkan dampak positif berupa peningkatan konsentrasi belajar (rata-rata 25%) dan partisipasi siswa dalam pembelajaran PAI, didukung asupan gizi yang lebih baik. Namun, dampak negatif mencakup gangguan jadwal belajar akibat waktu makan (15% penurunan efektivitas jam pelajaran) dan masalah higienitas distribusi makanan di fasilitas madrasah terbatas. Kesimpulan menyatakan MBG berpotensi optimal jika disesuaikan dengan konteks madrasah melalui penataan waktu dan infrastruktur pendukung.
Copyrights © 2025