Penelitian ini bertujuan untuk mengangkat tarian Tor-Tor sebagai warisan budaya etnis Batak ke dalam medium fotografi artistik dengan pendekatan teknik Slow Synchronization Flash. Tarian Tor-Tor yang sarat akan nilai spiritual, historis, dan ekspresif dipilih sebagai sumber inspirasi utama karena kekayaan gerak dan makna simboliknya. Teknik Slow Sync Flash digunakan untuk menangkap dinamika gerak penari sekaligus mempertahankan pencahayaan latar yang seimbang, sehingga menciptakan kesan visual yang dramatis dan artistik. Metode penciptaan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tahap eksplorasi budaya dan teknis, eksperimen fotografi, serta evaluasi visual. Hasil karya menunjukkan bahwa kombinasi antara nilai tradisional Tor-Tor dan pendekatan visual kontemporer dapat menciptakan representasi baru yang menarik, serta memperkuat pemahaman dan apresiasi terhadap budaya Batak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi dalam pengembangan fotografi budaya serta pelestarian seni tradisi melalui media visual modern
Copyrights © 2025