Platform X telah menjadi salah satu jejaring sosial yang sangat diminati di era digital saat ini. Pertumbuhan yang sangat cepat menjadikan X sebagai aplikasi berbagi video yang paling sering diunduh selama sepuluh tahun terakhir. Tingginya popularitas X di masyarakat menyebabkan platform ini menjadi tempat yang rentan terhadap tindak kejahatan dunia maya, khususnya perundungan siber atau cyberbullying. Permasalahan cyberbullying yang terjadi di platform X dapat diselesaikan melalui jalur hukum dengan melakukan penyelidikan forensik digital. Studi ini bertujuan untuk mengumpulkan serta menganalisis barang bukti digital dari kasus perundungan siber di X versi Android melalui simulasi khusus dan penerapan model penyelidikan forensik digital yang khusus dirancang untuk media sosial. Tahapan simulasi meliputi tiga fase utama yaitu persiapan, perancangan, dan implementasi. Data yang diperoleh dari simulasi tersebut selanjutnya diproses melalui tahapan forensik digital yang mencakup identification, collection, acquisition, dan preservation. Dalam pelaksanaan penelitian ini, digunakan berbagai perangkat forensik yang terdiri dari tools untuk mengakuisisi bukti digital dan tools untuk melakukan analisis terhadap bukti yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan dalam memperoleh bukti-bukti digital yang dapat membuktikan kasus cyberbullying yang disimulasikan dengan menggunakan model penyelidikan forensik digital yang telah diterapkan. Secara keseluruhan, tingkat keberhasilan dalam memperoleh barang bukti digital mencapai 68,3% berdasarkan perbandingan antara data awal skenario dengan temuan hasil analisis forensik digital.
Copyrights © 2026