Studi ini bertujuan menganalisis pengaruh Scarcity (kelangkaan), Time Pressure (tekanan waktu), fear of missing out (FOMO), dan Perceived Value terhadap perilaku Impulsive Buying (pembelian impulsif) dalam konteks e-commerce. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan “Partial Least Squares Structural Equation Modeling” (PLS-SEM), berdasarkan data 310 responden pengguna e-commerce. Hasil menunjukkan seluruh konstruk dalam model valid dan reliabel. Secara struktural, FOMO dan Perceived Value berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif. Scarcity dan Time Pressure juga terbukti memengaruhi FOMO dan Perceived Value. Uji mediasi mengungkapkan bahwa Perceived Value menjadi mediator signifikan antara Scarcity dan Impulsive Buying, serta antara Time Pressure dan Impulsive Buying, sedangkan FOMO tidak berperan sebagai mediator. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman perilaku konsumen digital sekaligus menawarkan implikasi strategis bagi pelaku e-commerce.
Copyrights © 2025