Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan, strategi digital, serta hambatan dan peluang transformasi digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Barat dalam meningkatkan daya saing di era ekonomi berbasis inovasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan dukungan data kuantitatif melalui pengukuran Digital Readiness Index (DRI) terhadap 97 pelaku UMKM. Analisis dilakukan menggunakan metode deskriptif, SWOT, serta pemetaan strategi berbasis digital maturity model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM berada pada tingkat kesiapan digital Integrated, diikuti Developing, Optimized, dan Basic. Strategi digital yang paling banyak diadopsi meliputi sistem pembayaran digital, pemanfaatan marketplace, digital marketing, serta aplikasi kasir/keuangan. Hambatan utama yang dihadapi mencakup rendahnya literasi digital, keterbatasan modal, akses internet yang tidak merata, dan kurangnya keterampilan SDM. Sementara itu, peluang besar hadir melalui tren belanja online, dukungan pemerintah, serta ketersediaan platform digital yang murah dan mudah diakses. Hasil Analisis SWOT merumuskan lima dimensi strategi transformasi digital: peningkatan literasi dan kapasitas SDM, perluasan akses teknologi dan pembiayaan, optimalisasi ekosistem digital, penguatan daya saing produk lokal, serta sistem monitoring dan evaluasi digitalisasi UMKM.
Copyrights © 2025