Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menangani siswa dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru kelas III SD 1 Panjang. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan tujuh strategi utama dalam mengelola perilaku siswa ADHD, yaitu: penataan tempat duduk secara strategis, pemberian aktivitas fisik sebelum pembelajaran, penggunaan media pembelajaran variatif, pemberian penguatan positif, penerapan komunikasi empatik, pelibatan orang tua, serta konsistensi dan kesabaran dalam pembinaan perilaku. Strategi-strategi tersebut terbukti membantu meningkatkan fokus, mengurangi distraksi, serta mendorong partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menegaskan bahwa peran guru sangat penting dalam menciptakan pembelajaran yang inklusif dan adaptif bagi siswa ADHD, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih efektif dan kondusif.
Copyrights © 2026