Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem monitoring kualitas air berbasis ESP32 dengan sensor pH 4502C dan sensor Total Dissolved Solids (TDS) selama proses elektrolisis menggunakan variasi tegangan dan arus output buck-boost converter. Rangkaian utama terdiri dari buck-boost converter yang diatur pada mode buck (5 V) dan boost (20 V), elektroda aluminium sebagai media elektrolisis, serta instrumen pengukuran pH dan TDS yang terintegrasi dengan mikrokontroler. Pengujian dilakukan dengan mencatat perubahan pH dan TDS pada interval waktu tertentu hingga 90 detik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor pH 4502C mampu mendeteksi kenaikan pH dari nilai awal 4,00. Pada kondisi 5 V 20 A (J = 4,03 mA/cm²) pH meningkat lebih cepat hingga 6,70, sedangkan pada kondisi 20 V 12 A (J = 2,41 mA/cm²) hanya mencapai 5,60. Hal ini membuktikan bahwa densitas arus berperan penting terhadap laju peningkatan pH akibat pembentukan ion OH⁻. Sensor TDS menunjukkan penurunan kadar zat terlarut dari nilai awal 169 ppm. Pada tegangan 5 V 20 A, TDS menurun lebih signifikan hingga 120 ppm, sedangkan pada 20 V 12 A hanya turun menjadi 139 ppm. Hasil ini menunjukkan variasi tegangan dan arus berpengaruh terhadap efektivitas penurunan zat terlarut dalam air.
Copyrights © 2025