Guru-guru di SD Kumnamu menghadapi kesenjangan kompetensi digital dalam implementasi Artificial Intelligence (AI). Analisis kebutuhan awal melalui interview pada 17 guru mengidentifikasi hambatan utama berupa kebingungan teknis dan kekhawatiran pedagogis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kognitif dan mengatasi hambatan tersebut melalui pelatihan (lokakarya) praktis. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, perancangan modul, pelatihan berbasis lokakarya praktik langsung (hands-on), serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, observasi, dan wawancara. Kegiatan diikuti oleh 17 guru SD. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor dari 18,18 menjadi 19,24 (skala 0–20), seluruh peserta mampu menghasilkan minimal satu produk pembelajaran berbasis AI, serta perubahan sikap dari ragu dan cemas menjadi percaya diri. Pelatihan ini tidak hanya berhasil mentransfer pengetahuan (kognitif) tetapi juga sukses meruntuhkan hambatan psikologis (afektif), mengubah persepsi guru dari "AI itu rumit" menjadi "AI itu praktis". Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan lokakarya yang bersifat hands-on sangat efektif dalam mempersempit kesenjangan digital dan membangun kepercayaan diri guru untuk adopsi teknologi di pendidikan dasar.
Copyrights © 2026