Karet alam merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan Indonesia yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, khususnya sektor pertanian dan perkebunan. Jepang merupakan salah satu negara tujuan utama ekspor karet alam Indonesia karena memiliki industri otomotif dan manufaktur yang sangat bergantung pada bahan baku karet. Namun demikian, kinerja ekspor karet Indonesia ke Jepang masih menunjukkan fluktuasi yang cukup tajam dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ekspor karet alam Indonesia ke Jepang dengan menggunakan metode Two Stage Least Squares (2SLS) pada model persamaan simultan. Data yang digunakan merupakan data sekunder periode 2001–2024 yang bersumber dari TradeMap, World Bank, dan Direktorat Jenderal Perkebunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel harga karet Jepang, Produk Domestik Bruto (GDP) Jepang, dan kebijakan pembatasan kuota ekspor berpengaruh positif dan signifikan terhadap ekspor karet alam Indonesia, sedangkan harga karet domestik berpengaruh negatif. Sementara itu, variabel produksi karet domestik, produksi negara pesaing, dan inflasi Jepang tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan ekspor karet alam Indonesia ke Jepang memerlukan kebijakan ekspor yang adaptif, peningkatan efisiensi produksi, serta penguatan daya saing harga di pasar internasional.
Copyrights © 2025