Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan agribisnis kopi robusta di kawasan agropolitan Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung. Kawasan ini memiliki potensi besar dalam produksi kopi robusta yang ditunjang oleh kondisi agroklimat yang mendukung, ketersediaan lahan, serta keberadaan kelompok tani yang aktif. Namun, pengembangan agribisnis kopi di wilayah ini masih menghadapi berbagai kendala, baik dari sisi internal maupun eksternal. Permasalahan internal yang menonjol antara lain adalah rendahnya tingkat pendidikan petani, produktivitas per hektar yang belum optimal, dan minimnya pemanfaatan teknologi digital. Sementara itu, kendala eksternal mencakup fluktuasi harga pasar, tingginya harga input pertanian, dan lemahnya dukungan kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode studi kasus, serta menerapkan teknik analisis SWOT, Matriks IFE dan EFE, Matriks IE, dan QSPM untuk menentukan strategi prioritas. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor IFE sebesar 2,39 dan skor EFE sebesar 2,49 menempatkan posisi strategi pada kuadran V, yaitu strategi “Jaga dan Pertahankan”. Strategi prioritas yang dihasilkan melalui QSPM adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan petani, penguatan peran pemerintah dalam layanan agribisnis, serta diversifikasi produk olahan kopi. Strategi ini diharapkan mampu mendorong daya saing, keberlanjutan usaha, dan peningkatan kesejahteraan petani kopi robusta di kawasan agropolitan Kecamatan Candiroto.
Copyrights © 2025