Warga Dusun Karanganom menghadapi tingginya risiko cedera akibat aktivitas fisik berat yang dikerjakan tanpa pemahaman ergonomi dan teknik pertolongan pertama. Minimnya pengetahuan masyarakat berdampak pada seringnya gejala cedera diabaikan dan meningkatnya potensi gangguan muskuloskeletal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan cedera melalui workshop berbasis partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, penyampaian materi, demonstrasi teknik, praktik langsung, dan post-test. Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta yang dapat dilihat dari kenaikan nilai post-tes dan perubahan perilaku selama praktik seperti meningkatnya keaktifan, kemampuan bertanya, dan keterampilan membalut luka serta melakukan penanganan cedera. Adanya peningkatan kognitif, kegiatan ini memberikan dampak sosial berupa tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya postur kerja aman dan pencegahan cedera dalam aktivitas harian. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan workshop partisipatif efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan keterampilan praktis masyarakat pedesaan.
Copyrights © 2025