Dalam satu dekade terakhir, dunia pengembangan perangkat lunak mengalami perubahan signifikan dengan kemunculan bahasa pemrograman baru dan pergeseran preferensi pengembang. Studi ini menyajikan Systematic Literature Review(SLR) yang menganalisis tren penggunaan bahasa pemrograman dari 2010 hingga 2025. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan dan diteliti, mengevaluasi faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan bahasa, serta membandingkan performa bahasa dalam berbagai domain. Literatur dianalisis menggunakan protokol PRISMA, menghasilkan 67 artikel dari 1.325 yang disaring. Hasil menunjukkan dominasi Python, JavaScript, dan Java, serta peningkatan penggunaan Rust, Kotlin, dan TypeScript. Faktor penentu meliputi kemudahan sintaksis, dukungan komunitas, dan kekayaan pustaka. Studi ini menguji dua hipotesis utama: (H1) bahasa modern lebih disukai karena sintaks yang ringkas dan aman, (H2) ekosistem dan komunitas lebih memengaruhi popularitas daripada performa mentah. Hasil menunjukkan kedua hipotesis didukung oleh data. Temuan ini memberikan panduan bagi pengembang, akademisi, dan pemangku kebijakan dalam memilih bahasa sesuai kebutuhan teknis dan non-teknis.
Copyrights © 2025