Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) yang diinisiasi oleh PT Pupuk Sriwidjaja Palembang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan usaha petani melalui penyediaan akses permodalan, pelatihan, dan pendampingan usaha. Penelitian ini menganalisis dampak program PUMK terhadap pendapatan petani padi di Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, dan menyusun strategi berkelanjutan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksplanatori kuantitatif dengan menggunakan survei, kuesioner terstruktur, wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Penelitian ini melibatkan 120 responden petani, terdiri dari 60 penerima manfaat dan 60 non-penerima manfaat PUMK, yang dipilih secara acak di sembilan desa peserta. Data dianalisis menggunakan skala Likert, uji U Mann-Whitney, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PUMK sangat diminati oleh petani, terutama dalam hal kemudahan akses, manfaat ekonomi, dan efektivitas pelaksanaan. Program ini secara signifikan meningkatkan pendapatan petani meskipun terjadi kenaikan biaya produksi, terutama untuk pupuk dan peralatan pertanian. Uji statistik mengonfirmasi adanya perbedaan pendapatan yang signifikan antara penerima manfaat PUMK dan non-penerima manfaat. Strategi pembangunan yang diusulkan, yang diturunkan dari analisis SWOT, menekankan pentingnya memperkuat akses terhadap pembiayaan, adopsi teknologi, informasi pasar, dan kapasitas kelembagaan petani untuk meningkatkan daya saing dan mendorong usaha pertanian berkelanjutan. Studi ini meningkatkan implementasi dan dampak program pertanian.
Copyrights © 2025