Kondisi ekonomi yang tidak menentu mendorong ibu rumah tangga untuk turut berkontribusi dalam aktivitas ekonomi guna mencukupi kebutuhan dalam keluarga. Usaha jamu tradisional menjadi salah satu alternatif yang banyak dipilih karena bersifat fleksibel, berbasis budaya lokal, dan membutuhkan modal kecil. Penelitian ini berfokus untuk menelaah peran pendapatan ibu rumah tangga penjual jamu dalam menopang perekonomian rumah tangga di Kota Surabaya. Metode penelitian yang diterapkan ialah deskriptif kuantitatif, di mana teknik sensus terhadap 60 responden yang tergabung dalam sentra jamu yang ada di kota Surabaya. Data diperoleh melalui kuesioner, observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Temuan studi ini mengindikasikan bahwa rerata sumbangan pendapatan yang dihasilkan oleh ibu rumah tangga dari usaha jamu memberikan andil bagi total penghasilan keluarga mencapai 42,46%, dikategorikan dalam tingkat kontribusi sedang. Secara keseluruhan, pendapatan ibu rumah tangga (jamu dan non-jamu) menyumbang 51,87% dari total pendapatan keluarga. Riset ini mengimplikasikan bahwa peran para ibu rumah tangga sebagai pelaku usaha jamu tidak hanya penting dalam aspek ekonomi, tetapi juga mendukung ketahanan keluarga di tengah tekanan biaya hidup. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan manajemen usaha dan dukungan pemasaran digital agar kontribusi pendapatan ibu rumah tangga dapat terus ditingkatkan
Copyrights © 2025