Ketahanan pangan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) masih menghadapi tantangan akibat ketergantungan pada pangan nasional, kerentanan distribusi, dan rendahnya pemanfaatan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis pangan lokal dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat NTB. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-analitis berbasis data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Pertanian, dan laporan ketahanan pangan daerah. Analisis difokuskan pada keterkaitan dimensi ketersediaan, akses, dan stabilitas pangan dengan potensi serta pemanfaatan pangan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pangan lokal berperan penting dalam meningkatkan ketahanan pangan melalui diversifikasi konsumsi, penguatan ekonomi rumah tangga, dan peningkatan ketahanan terhadap guncangan pasokan pangan nasional. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan integratif yang menempatkan pangan lokal sebagai pilar penguatan ketahanan pangan berbasis konteks wilayah. Penelitian ini merekomendasikan pengarusutamaan pangan lokal dalam kebijakan pangan daerah sebagai strategi berkelanjutan memperkuat ketahanan pangan masyarakat NTB.
Copyrights © 2025