Red mud merupakan limbah padat hasil samping industri pengolahan bauksit melalui proses Bayer yang mengandung besi dalam jumlah tinggi, namun bercampur dengan berbagai oksida logam. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kandungan besi dalam red mud melalui metode acid leaching menggunakan larutan asam fluorida (HF). Proses leaching dilakukan dalam sistem refluks dengan variasi waktu (1–4 jam) dan konsentrasi asam (12–48%), kemudian residu dianalisis menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF) untuk mengetahui perubahan komposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan waktu dan konsentrasi larutan asam mampu memperkaya kandungan Fe₂O₃ dalam residu, dengan nilai maksimum sebesar 45,91% pada kondisi 48% HF dan waktu leaching 4 jam.
Copyrights © 2025