Biodiesel dari minyak jelantah menjadi salah satu upaya untuk mengatasi limbah minyak jelantah. Pada penelitian ini bertujuan untuk menguji penggunaa katalis karbon aktif dari sekam padi yang diimpregnasi dengan NaOH sebagai katalis heterogen dalam proses transesterifikasi minyak jelntah menjadi biodiesel. Tahapan awal penelitian meliputi preparasi sekam padi menjadi karbon aktif dengan cara memanaskan sekam padi pada Furnace dengan suhu 500oC selama 2 jam (karbonasi). Karbon aktif kemudian diimpregnasi dengan larutan NaOH dengan variasi konsesntrai 3 N, 4 N, 5 N dan divariasikan waktu konsentrasi selama 12 jam, 16 jam, 20 jam dan 24 jam. Dengan rasio mol minyak dan methanol sebesar 1:6. Dari analisa SEM-EDX, menunjukkan bahwa katalis setelah impregnasi memiliki perbedaan morfologi dan pori-pori yang lebih banyak dibandingkan sebelum, yang diperkuat dengan adanya senyawa Na pada katalis setelah impregnasi. Parameter biodiesel terbaik yang diuji sesuai sni 7182:2015 didapatkan hasil, densitas 0,8656 gr/cm2, viskositas 5,82 mm2/s, dan titik nyala 121oC. Metil ester dianalisa menggunakan GC-MS kandungan metil ester pada biodiesel sebesar 96,47%, hidrokarbon aromatik 3,45% dan hidrokarbon alifatik 0,03%.
Copyrights © 2025