Manajemen inventaris sarana dan prasarana (sarpras) yang efektif sangat penting untuk mendukung proses pendidikan. Namun, pengelolaan data inventaris di banyak lembaga, termasuk MA Taruna Muslim, masih dilakukan secara manual, yang menyebabkan masalah seperti data tidak akurat, sulitnya pelacakan aset, dan inefisiensi waktu. Kondisi ini dapat menghambat pengambilan keputusan strategis oleh pihak sekolah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, program pengabdian ini mengimplementasikan digitalisasi data sarpras melalui sistem berbasis Google Sheets. Metodologi yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) atau penelitian tindakan partisipatif, yang melibatkan kolaborasi aktif dengan pihak sekolah dalam setiap tahap, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pelatihan, hingga evaluasi. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada akurasi data, kemudahan akses, dan efisiensi waktu kerja. Data inventaris kini terpusat dan dapat diakses secara daring, memungkinkan staf untuk memperbarui dan mencari informasi dengan cepat. Pelatihan intensif dan pendampingan yang diberikan berhasil meningkatkan keterampilan staf serta menumbuhkan komitmen untuk mengadopsi manajemen berbasis data. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa digitalisasi data merupakan solusi yang relevan dan efektif untuk mengoptimalkan manajemen inventaris sekolah, yang pada akhirnya akan mendukung proses pendidikan yang lebih profesional dan akuntabel
Copyrights © 2025