Pengolahan kotoran ternak menjadi pupuk organik merupakan potensi ekonomi bagi peternak, namun proses manual yang masih digunakan kelompok ternak sering menyebabkan rendahnya kapasitas produksi dan kualitas pupuk yang tidak konsisten. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi pupuk organik Kelompok Ternak Saiyo Sakato di Dusun Labupacah, Lubuk Basung, melalui penerapan inovasi mesin penepung kotoran ternak berbasis teknologi tepat guna. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan mitra, perancangan mesin menggunakan SolidWorks, proses fabrikasi dan perakitan, uji kinerja mesin, serta sosialisasi dan demonstrasi operasional kepada anggota kelompok ternak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin penepung mampu mempercepat proses produksi dengan menurunkan durasi pengolahan dari 10–14 hari menjadi 3–5 hari, meningkatkan kapasitas produksi dari ±1 ton menjadi ±2 ton per bulan, serta menghasilkan tekstur pupuk yang lebih halus dan seragam. Selain meningkatkan produktivitas, kegiatan ini juga memperkuat keterampilan mitra dalam pengoperasian dan perawatan mesin, sehingga mendorong pemanfaatan teknologi secara mandiri dan berkelanjutan. Program ini turut memberikan pengalaman belajar aplikatif bagi mahasiswa dalam desain dan implementasi teknologi tepat guna. Secara keseluruhan, inovasi mesin penepung memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kapasitas produksi, kualitas pupuk organik, dan kemandirian kelompok ternak, serta menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi yang dapat direplikasi.
Copyrights © 2025