Penelitian ini untuk menganalisis determinan perilaku wanita usia subur dalam upaya deteksi dini IVA Test di Puskesmas Mpunda Kota Bima. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Bima cakupan deteksi dini kanker leher rahim di Kota Bima termasuk daerah yang memiliki cakupan rendah dalam deteksi dini kanker leher rahim dengan metode IVA. Berdasarkan analisis masalah maka rumusan masalah yang didapat yakni, dianalisis deterninan perilaku wanita usia subur dalam deteksi IVA test di Wilayah Kerja Puskesmas Mpunda Kota Bima Tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 240 wanita usia subur usia 30 tahun- 50 tahun, dengan sampel sebanyak 79 responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan pendidikan, pengetahuan, peran suami, peran tenaga kesehatan dan peran kader dengan perilaku WUS dalam deteksi dini IVA test nilai p value <0,05. Hasil menunjukkan tidak ada hubungan motivasi dan sosial budaya dengan perilaku WUS dalam deteksi dini IVA test. Berdasarkan hasil uji regresi logistik bahwa tingkat pendidikan menjadi variabel yang dominan berhubungan dengan dengan perilaku WUS dalam melakukan IVA test di Wilayah Kerja Puskesmas Mpunda Tahun 2024. Berdasarkan hasil disimpulkan bahwa variabel yang dominan berhubungan dengan perilaku WUS dalam melakukan IVA test di Wilayah Kerja Puskesmas Mpunda Tahun 2024 adalah pendidikan. Bagi Puskesmas Mpunda disarankan untuk mewajibkan setiap WUS yang ingin ber KB untuk juga melakukan deteksi dini IVA test, dengan demikian cakupan deteksi dini akan meningkat bersamaan dengan program lainnya. Bagi tenaga kesehatan untuk lebih meningatkan edukasi kepada masyarakat terkait manfaat deteksi dini kanker leher rahim dengan IVA test. Sosialisai paling efektif melalui dokter yang memeriksa pasien, dengan demikian informasi yang didapatkan lebih akurat dan pasien dapat berkonsultasi.
Copyrights © 2025