Program pengabdian menggunakan metode pendekatan partisipatif kolaboratif untuk meningkatkan kemandirian Komunitas Kampoeng Baca Pelangi dalam produksi seni pertunjukan berbasis cerita rakyat Lombok. Kebaruan program terletak pada integrasi pelatihan penulisan naskah dan dramatari dengan penguatan karakter berbasis kearifan lokal, sehingga tidak hanya menghasilkan karya seni, tetapi juga memperkuat nilai budaya melalui proses kreatif. Kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan penulisan naskah, pendampingan latihan dramatari, dan pementasan akhir sebagai wahana penerapan teknis. Evaluasi menggunakan observasi, kuesioner Likert, dan refleksi untuk mengukur ketercapaian. Indikator keberhasilan ditunjukkan oleh kehadiran peserta lebih dari 80%, tersusunnya naskah final, serta pementasan dramatari Cilinaye sebagai implementasi keterampilan artistik dan nilai karakter seperti disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan kepercayaan diri. Hasil program menunjukkan peningkatan keterampilan teknis, pemahaman konsep dramatari, serta kesadaran budaya. Keterlibatan langsung dalam proses kreatif berdampak signifikan terhadap keberanian tampil dan kerja sama kelompok. Pembentukan kelompok seni komunitas dan naskah siap produksi ulang menjadi wujud keberlanjutan program. Program ini berkontribusi pada revitalisasi budaya lokal melalui transformasi cerita rakyat menjadi pertunjukan dramatari edukatif, sekaligus memperkuat pendidikan karakter peserta. Dengan pendekatan terintegrasi antara seni, budaya, dan pemberdayaan, program ini menawarkan model pengembangan seni berbasis komunitas yang berkelanjutan serta relevan diterapkan pada konteks serupa.
Copyrights © 2025