Inteleksia: Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah
Vol 7 No 2 (2025)

Penjatuhan Sanksi Terhadap Bani Quraizah: Analisis Gaya Manajemen Konflik Nabi Muhammad Perspektif Thomas-Khilmann

Mawehda, Mawehda (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

Sejarah kenabian tidak hanya merekam ajaran teologis, tetapi juga praktik kepemimpinan, pengambilan keputusan politik, serta pengelolaan konflik sosial Nabi Muhammad saw dalam konteks historis tertentu. Pemahaman sejarah yang kritis dan kontekstual menjadi penting agar dakwah Islam tidak direduksi menjadi doktrin ahistoris yang terlepas dari realitas sosial. Salah satu episode sejarah yang paling sering diperdebatkan adalah penjatuhan sanksi terhadap Bani Quraizah pasca Perang Khandaq, yang kerap direpresentasikan sebagai tindakan kekerasan dalam wacana kontemporer. Kajian terdahulu cenderung bersifat deskriptif-historis, historis-kritis, atau normatif-apologetik, belum banyak yang menganalisis peristiwa ini melalui kerangka teori manajemen konflik modern. Penelitian ini bertujuan mereintepretasi peristiwa tersebut menggunakan pendekatan Gaya Manajemen Konflik Thomas-Khilmann. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif, analisis dilakukan menggunakan sumber klasik seperti Sirah Ibn Ishaq, Tarikh al-Tabari, serta literatur sejarah modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjatuhan sanksi terhadap Bani Quraizah bukan tindakan represif tunggal, melainkan bagian dari proses manajemen konflik yang bertahap dan cenderung bersifat collaborating dan compromising melalui perjanjian dan mekanisme arbitrase. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi teori manajemen konflik modern dalam kajian Islam untuk memperkuat narasi dakwah yang kontekstual, rasional dan berkeadaban.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

inteleksia

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

Inteleksia JPID adalah transformasi dari Jurnal Kajian dan Pengembangan Manajemen Dakwah (JKPMD) yang telah diterbitkan oleh STID Al-Hadid sejak tahun 2011 dengan nomor ISSN 2088-639X. Transformasi tersebut dilakukan seiring dengan perkembangan STID Al-Hadid, yang awalnya hanya mengelola satu prodi ...