Penelitian ini menganalisis penerapan pendekatan behaviorisme dalam kegiatan dakwah di TK/TPA Nurul Hidayah di Desa walenreng serta dampaknya terhadap peningkatan kesadaran diri santri. Pendekatan behaviorisme yang menekankan hubungan antara stimulus dan respon digunakan oleh guru ngaji melalui pemberian pujian, penghargaan, dan penguatan positif yang konsisten untuk memperkuat perilaku positif dan membentuk karakter Islami. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif ,Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Behaviorisme mampu meningkatkan motivasi, rasa tanggung jawab, disiplin, dan pemahaman santri terhadap ajaran Islam secara praktis. Interaksi yang intensif antara guru dan santri menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sehingga mendukung internalisasi nilai spiritual dan moral, Perubahan perilaku santri terlihat secara signifikan melalui peningkatan rasa tanggung jawab dan kedisiplinan dalam menjalankan aktivitas keagamaan sehari-hari.selain itu kemampuan mereka untuk memahami ajaran Islam dan mengamalkannya juga menunjukkan kemajuan yang nyata,serta Peningkatan Motivasi dan Rasa Percaya diri seperti pujian dan penghargaan, terbukti sangat efektif dalam meningkatkan motivasi serta rasa percaya diri santri dalam mengikuti kegiatan keagamaan di lingkungan TK/TPA. Guru ngaji menerapkan prinsip ini dengan merancang stimulus positif yang mampu memotivasi santri agar lebih aktif dan sadar akan perilaku keagamaan yang baik.Dengan demikian, pendekatan behaviorisme dalam pendidikan agama Islam memberikan solusi strategis dan praktis untuk membentuk karakter Islami yang kuat dan berkesinambungan pada generasi muda.
Copyrights © 2025