Penelitian ini mengkaji penerapan teori behaviorisme dalam dakwah Ustadz Hanan Attaki terkait urgensi pelaksanaan shalat melalui channel YouTube Ummaindonesia. Dakwah di era digital menuntut pendekatan yang adaptif dan komunikatif, khususnya dalam membentuk perilaku religius generasi muda. Teori behaviorisme, yang menekankan perubahan perilaku melalui mekanisme stimulus, respons, dan reinforcement, menjadi kerangka analisis yang relevan untuk memahami efektivitas metode dakwah Ustadz Hanan Attaki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan video dakwah Ustadz Hanan Attaki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ustadz Hanan Attaki berhasil mengimplementasikan prinsip behaviorisme melalui penggunaan stimulus negatif berupa penekanan konsekuensi meninggalkan shalat, reinforcement positif melalui penjelasan kedudukan shalat sebagai amal pertama yang akan dihisab. Gaya penyampaian yang komunikatif, tidak menghakimi, dan menggunakan bahasa yang dekat dengan keseharian anak muda memperkuat efektivitas dakwah dalam membentuk kesadaran dan kebiasaan shalat pada jamaah. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan behaviorisme dalam dakwah merupakan strategi efektif untuk membentuk perilaku religius yang kuat dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025