Abstrak Fokus penelitian ini yaitu pada pengujian hubungan antara lingkungan kerja dan budaya kerja dengan kinerja karyawan di UPTD Puskesmas Sukowono. Penelitian ini memberikan bukti baru dari puskesmas di wilayah pedesaan, dengan menyoroti pengaruh gabungan antara lingkungan kerja dan budaya kerja yang jarang dianalisis secara bersamaan dalam konteks ini. Penelitian kuantitatif dilakukan terhadap 70 karyawan menggunakan kuesioner skala Likert. Data dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta menggunkana regresi linear berganda. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (t sama dengan 3,007 dan sig. 0,004), sementara budaya kerja juga menunjukkan pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja (t sama dengan 4,111 dan sig. 0,000). Secara bersama-sama, kedua variabel ini memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (F sama dengan 49,290 dan sig. 0,000) dengan Adjusted R² sebesar 0,576, menunjukkan bahwa 57,6% variasi kinerja dapat dijelaskan oleh lingkungan kerja dan budaya kerja. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas lingkungan kerja dan penguatan budaya kerja menjadi strategi penting dalam meningkatkan kinerja pegawai di sektor kesehatan. Penelitian ini terbatas pada satu institusi dan hanya mencakup dua variabel, sehingga mengurangi tingkat generalisasi. Namun demikian, Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas lingkungan kerja dan penguatan budaya kerja dapat dijadikan strategi efektif untuk meningkatkan kinerja. Kata Kunci: Lingkungan Kerja, Budaya Kerja, Kinerja Karyawan
Copyrights © 2025