Remaja merupakan kelompok usia transisi, dengan remaja awal berada pada rentang usia 11–13 tahun. Berdasarkan data BPS tahun 2022, terdapat 32,4 juta remaja putri di Indonesia, termasuk 4,3 juta di Jawa Timur dan 34,76 ribu di Kota Kediri. Salah satu tanda pubertas adalah menstruasi, yang menyebabkan area genital menjadi lembap dan rentan infeksi. Oleh karena itu, penting bagi remaja putri memahami vulva hygiene, yaitu menjaga kebersihan area luar organ reproduksi untuk mencegah infeksi dan menjaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas pendidikan kesehatan melalui media audio visual terhadap pengetahuan tentang vulva hygiene saat menstruasi pada remaja awal usia 11-13 tahun di SMPN 4 kediri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen One Group Pretest-Posttest Design. Pengambilan sampel sejumlah 60 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan pendidikan kesehatan, sebagian besar responden berada pada kategori pengetahuan cukup (50%) dan kurang (6,7%). Setelah intervensi, seluruh responden (100%) berada pada kategori pengetahuan baik. Uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest (p = 0,000), yang mengindikasikan adanya peningkatan pengetahuan setelah diberikan edukasi. Hasil ini menunjukkan bahwa media audio visual efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang vulva hygiene saat menstruasi. Media ini direkomendasikan sebagai metode edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja.
Copyrights © 2025