Proses menyusui seringkali mengalami hambatan, salah satunya adalah puting lecet yang menyebabkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan. Menurut data UNICEF, sebanyak 17.230.142 ibu mengalami masalah menyusui, dengan 56,4% di antaranya mengalami puting lecet. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi seperti peradangan, infeksi, hingga penyapihan dini yang menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Di Indonesia, cakupan ASI eksklusif mencapai 73,97%, sedangkan 26,03% ibu tidak dapat menyusui secara eksklusif. Puting lecet dapat dicegah melalui teknik menyusui dan perawatan payudara yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi perawatan payudara terhadap kemampuan pencegahan puting lecet pada ibu hamil trimester III. Edukasi dilakukan menggunakan metode demonstrasi dengan media phantom. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 48 ibu hamil trimester III, dengan pemilihan responden menggunakan teknik purposive sampling dalam metode non-probability sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi terhadap peningkatan kemampuan pencegahan puting lecet. Edukasi perawatan payudara terbukti meningkatkan kesiapan ibu hamil dalam menyusui, sehingga masalah puting lecet dapat dicegah dan tujuan pemberian ASI eksklusif dapat tercapai.
Copyrights © 2025