Diabetes melitus gestasional (DMG) merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang umumnya muncul pada usia kehamilan sekitar 24 minggu dan ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah. Pengetahuan ibu hamil tentang DMG menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan dan pengelolaan, termasuk menjaga aktivitas fisik selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil usia kurang dari 24 minggu tentang DMG dengan aktivitas fisik sehari-hari di wilayah kerja Puskesmas Sukorame. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 40 ibu hamil yang dipilih melalui teknik random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan tentang DMG dan Baecke Physical Activity Questionnaire (BPAQ). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan positif antara tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik ibu hamil (r = 0,346; p = 0,029), dengan kekuatan hubungan sedang. Meskipun demikian, interpretasi hasil perlu dilakukan secara hati-hati karena instrumen aktivitas fisik belum sepenuhnya mencerminkan kondisi ibu hamil. Peningkatan pengetahuan diharapkan dapat mendorong ibu hamil untuk tetap aktif dalam batas aman, melalui aktivitas ringan hingga sedang. Tenaga kesehatan disarankan memberikan edukasi terarah dalam kelas ibu hamil dengan penekanan pada aktivitas fisik yang sesuai dan tidak membahayakan ibu maupun janin
Copyrights © 2025