Penilaian kinerja merupakan praktik penting dalam manajemen sumber daya manusia yang berperan strategis dalam meningkatkan kinerja karyawan, terutama di sektor kesehatan yang menuntut kualitas pelayanan tinggi seperti di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penilaian kinerja—meliputi perencanaan, metode, tujuan, dan umpan balik—dengan kinerja tenaga kesehatan dan staf administrasi di fasilitas layanan kesehatan daerah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi 1.200 karyawan dan sampel 300 responden yang dipilih secara proporsional berstrata; data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi penilaian kinerja memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan umpan balik sebagai faktor yang memberikan pengaruh paling besar (r = 0,768, p < 0,01). Temuan ini konsisten dengan teori motivasi dan manajemen hasil yang menekankan pentingnya keterlibatan aktif dan transparansi dalam evaluasi kinerja. Kesimpulannya, sistem penilaian kinerja yang dirancang secara objektif, transparan, dan partisipatif dapat meningkatkan produktivitas dan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Paser. Penelitian merekomendasikan penguatan perencanaan, penerapan metode evaluasi yang terukur, penetapan tujuan yang jelas, serta pengelolaan umpan balik yang sistematis agar implementasi penilaian kinerja lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026