Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting bagi perkembangan kognitif, terutama dalam pengenalan bentuk geometri dasar seperti oval dan segilima. Observasi di TK Labschool UNESA 2 Surabaya pada Februari sampai Juni 2025 menunjukkan bahwa anak usia 5 sampai 6 tahun memiliki kemampuan rendah dalam mengenal bentuk oval dan segilima, meskipun sudah memahami bentuk yang lebih sederhana, karena keterbatasan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini mengembangkan quiet book OASE, yaitu buku kain interaktif dengan 27 halaman aktivitas (9 oval, 9 segilima, 9 gabungan) untuk meningkatkan pengenalan bentuk melalui kegiatan meronce, mencocokkan, menyusun puzzle dan menebalkan garis. Penelitian menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dalam pendekatan Research and Development dengan subjek 10 anak kelompok B2 yang dipilih secara purposive sampling. Validasi oleh dua ahli media dan dua ahli materi memperoleh skor 100 persen sehingga media dinyatakan sangat layak. Hasil pretest dan posttest yang dianalisis dengan uji normalitas Shapiro Wilk, uji Wilcoxon (Z = -2.844, p = 0,004) dan N Gain sebesar 74,08 dalam kategori cukup efektif menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan menyebutkan, menunjukkan dan mengelompokkan bentuk. Quiet book OASE efektif karena melibatkan multiindera, keterampilan motorik halus dan tingkat kesulitan bertahap yang mendukung pengalaman belajar konkret pada anak usia dini.
Copyrights © 2025