Kepercayaan diri merupakan aspek penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan akademik dan sosial di perguruan tinggi. Mahasiswa STAI Kuningan menunjukkan gejala kurang percaya diri seperti kecemasan berbicara di depan umum yang menghambat perkembangan mereka sebagai calon da'i dan pendidik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses penerapan public speaking, menganalisis efektivitasnya, dan mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat dalam meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa STAI Kuningan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian tindakan, melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan pengukuran skala kepercayaan diri yang diadaptasi dari instrumen Lauster. Program public speaking dilaksanakan selama satu semester dengan metode pembelajaran variatif yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman. Hasil penelitian menunjukkan program ini efektif meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa sebesar 31,5%, dari skor rata-rata 58,4 menjadi 76,8. Peningkatan signifikan terjadi pada aspek keyakinan diri, optimisme, dan kemampuan berbicara di depan umum. Faktor pendukung meliputi dukungan institusional, kompetensi fasilitator, dan lingkungan sosial yang supportif. Hambatan yang dihadapi antara lain tingkat kecemasan awal tinggi, keterbatasan waktu, dan disparitas latar belakang pendidikan mahasiswa. Program public speaking terbukti menjadi intervensi efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa di perguruan tinggi keagamaan.
Copyrights © 2023