Penelitian ini berangkat dari pentingnya pendidikan dasar dalam membentuk karakter, khususnya cinta tanah air, di tengah tantangan globalisasi dan paparan budaya digital. Penelitian bertujuan mengkaji bagaimana karakter cinta tanah air dibangun melalui gerakan literasi kebangsaan yang diintegrasikan sebagai kultur sekolah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi selama kurang lebih dua minggu, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposif, meliputi guru, siswa, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi kebangsaan telah menjadi kebiasaan sekolah yang berjalan rutin dan konsisten melalui pembiasaan lagu nasional, penggunaan bahasa Indonesia, program 15 menit membaca, tindak lanjut membaca menulis, kegiatan ekstrakurikuler bertema kebangsaan, keteladanan guru, serta dukungan kebijakan kepala sekolah. Kesimpulannya, integrasi literasi kebangsaan sebagai kultur sekolah efektif membangun kebanggaan, identitas nasional, dan perilaku cinta tanah air pada siswa.
Copyrights © 2026