Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk akhlak dan kepribadian peserta didik, terutama di tengah tantangan era digital yang menyebabkan melemahnya moral, hilangnya figur teladan, serta meningkatnya perilaku menyimpang. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan saja tidak cukup untuk membentuk karakter; karena itu metode keteladanan menjadi pendekatan yang paling efektif dalam pendidikan akhlak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep dan variasi metode keteladanan menurut Abdullah Nasih Ulwan serta relevansinya terhadap pendidikan akhlak masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan melalui analisis mendalam terhadap karya primer Ulwan terutama Tarbiyatul Aulad fil Islam, serta literatur sekunder seperti jurnal, buku, dan penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan menurut Ulwan mencakup enam aspek utama, yaitu keteladanan iman, ibadah, akhlak pribadi, sosial, intelektual, dan emosional. Ragam keteladanan ini membentuk kerangka pendidikan akhlak yang menyeluruh dan berpengaruh kuat terhadap perkembangan karakter peserta didik. Penelitian ini juga menemukan bahwa variasi keteladanan Ulwan sangat relevan dalam pendidikan modern karena mampu menjadi solusi atas krisis moral, degradasi etika digital, serta hilangnya sosok panutan di keluarga dan sekolah. Dengan demikian, konsep keteladanan Ulwan dapat menjadi landasan strategis bagi pendidik dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi dinamika sosial zaman kontemporer.
Copyrights © 2025