Penelitian ini berangkat dari fenomena adanya sejumlah peserta didik perempuan yang merasa kurang puas terhadap bentuk tubuhnya serta memiliki persepsi yang negatif terhadap body image mereka. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dengan body image pada peserta didik perempuan kelas X, sehingga dapat menjadi dasar dalam upaya membangun body image yang lebih positif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel acak, yang melibatkan 128 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui angket yang mencakup lima aspek konformitas serta aspek body image. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 86,72% peserta didik berada pada kategori konformitas yang cukup tinggi. Selain itu, 47,66% peserta didik memiliki persepsi body image negatif yang tinggi. Analisis data juga menemukan adanya hubungan negatif yang cukup kuat antara konformitas teman sebaya dan body image, dengan koefisien sebesar -0,404. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan upaya untuk membentuk pola konformitas yang bersifat positif, sehingga peserta didik tidak merasa rendah diri terhadap kondisi fisik yang dimilikinya dan mampu mengembangkan body image yang sehat dan konstruktif.
Copyrights © 2025