Pendahuluan: Dalam penyusunan skripsi, mahasiswa sering kali dihadapkan pada hambatan seperti kesulitan dalam memilih judul, mencari responden, keterbatasan waktu, dan interaksi dengan dosen pembimbing dapat memicu stres. Stres berdampak negatif pada motivasi mahasiswa untuk menyelesaikan skripsi. Selain itu, kepribadian mahasiswa mempengaruhi cara mereka merespons stres dan menjaga motivasi. Memahami hubungan antara stres, kepribadian, dan motivasi dapat membantu mendukung mahasiswa dalam menyelesaikan skripsinya. Penelitian mengkaji sejauh mana tingkat stres dan ciri kepribadian berkaitan dengan motivasi mahasiswa FK UNS dalam menyelesaikan skripsi. Metode: Studi ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional denganĀ mengamati 153 mahasiswa Prodi Pendidikan Kedokteran FK UNS Angkatan 2021 yang telah memenuhi kriteria inkulsi dan eksklusi. Teknik pengambilan sampel dengan random sampling. Pengambilan data melalui kuesioner DASS-21, kuesioner BFI2-XS, dan kuesioner AMS-SILV kemudian dianalisis dengan Spearman Rank Hasil: Stres: hubungan negatif signifikan (p = 0,009; rho = -0,211). open-mindedness: hubungan positif signifikan (p = 0,009; rho = 0,212). Conscientiousness: hubungan positif signifikan (p = 0,037; rho = 0,169). Agreeableness: hubungan positif signifikan (p = 0,047; rho = 0,161). Extraversion & Neuroticism tidak ada hubungan Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat stres, open-mindedness, agreeableness, dan conscientiousness dengan motivasi menyusun skripsi mahasiswa program studi pendidikan kedokteran FK UNS
Copyrights © 2025