Kelompok tani memiliki potensi besar untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggotanya, serta mendorong pertanian yang inovatif. Namun, efektivitas kelompok tani dapat bervariasi tergantung pada produktivitas dan kepuasan anggota. Di Desa Leran, masih terdapat hambatan dalam perkembangan kelompok tani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas kelompok tani dalam meningkatkan produksi di Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Dengan menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui wawancara dengan 90 responden petani dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, penelitian ini diharaplakan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang efektivitas kelompok tani di Desa Leran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor karakteristik kelompok, faktor pekerjaan atau fungsi tugas, dan faktor eksternal kelompok memiliki peran penting dalam efektivitas kelompok tani di Desa Leran. Faktor karakteristik kelompok memiliki rata-rata nilai yang tinggi (40,33), menunjukkan karakteristik kelompok tani yang cukup baik. Faktor pekerjaan atau fungsi tugas berjalan dengan baik, dengan rata-rata nilai 78,87. Faktor eksternal kelompok, seperti dukungan kepala desa dan masyarakat, juga berperan penting dengan rata-rata nilai 39,58. Hasil analisis yaitu efektivitas kelompok tani di Desa Leran memiliki rata-rata 26,54 dengan standar deviasi 3,27, menunjukkan tingkat efektivitas yang tinggi dan merata. Kelompok tani di Desa Leran berpotensi berkembang menjadi lembaga sosial dan ekonomi di tingkat desa dan dapat menjadi mitra dalam program pembangunan pertanian. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi dasar kebijakan dan intervensi praktis untuk meningkatkan kinerja kelompok tani. Kelompok tani yang efektif dapat menjadi contoh bagi kelompok lain dalam meningkatkan produksi dan pendapatan petani.
Copyrights © 2025