Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan komunikasi semakin cepat dan merambah di semua bidang. E-commers dan media sosial dimanfaatkan bidang pertanian mulai dari hulu sampai hilir pada pengembangan agribisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana media sosial telah dimanfaatkan oleh petani hortikultura Kabupaten Tuban dalam mengembangkan usahanya. Responden penelitian ini adalah petani hortikultura di Kabupaten Tuban pada berbagai jenis tanaman yang diusahakan. Guna mendapatkan gambaran yang lengkap, penelitian menggunakan data primer dan sekunder yang diolah untuk mendapatkan gambaran dan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan data bahwa responden yang merupakan petani hortikultura telah semuanya memanfaatkan media sosial dalam kegiatannya sehari hari khususnya berkenaan dengan komunikasi maupun pengelolaan usahanya. Terdapat 1 – 4 media sosial yang digunakan oleh responden dalam sehari hari. Pemanfaatan media sosial sosial sebagian besar masih terbatas pada pemanfaatan mendapatkan informasi antar teman yang memiliki informasi.terkait penyediaan sarana prasarana budidaya, penanggulangan hama penyakit serta memasarkan produknya. Terkait dengan pemasaran, masih sedikit petani yang memanfaatkan media sebagai media memasarkan produknya. Produk lebih banyak dijual secara langsung atau dibeli pedagang besar. Pemanfaatan media sosial secara optimal untuk mendapatkan informasi, komunikasi, memperluas jaringan dan pemasaran akan memberikan dampak positif pagi pengembangan agribisnis serta memberi dampak peningkatan kesejahteraan petaninya.
Copyrights © 2025