Panen kelapa manual di Sulawesi Utara yang berisiko tinggi dan memakan waktu lama menyebabkan rendahnya produktivitas serta pendapatan petani. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan efisiensi, keselamatan kerja, dan akses pasar melalui penerapan teknologi mesin panjat, SOP K3, serta pemasaran digital. Metode pelaksanaan menggunakan community development partisipatif dengan desain single-group pre–post pada Kelompok Tani “TUIS”. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan mitra. Program ini berhasil mereduksi waktu panen hingga 60%, menurunkan risiko kecelakaan, dan memperluas jangkauan pasar. Intervensi ini terbukti meningkatkan daya saing dan kemandirian usaha tani secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025