Congenital Talipes Equinovarus (CTEV) atau kaki pengkor merupakan salah satu kelainan kongenital yang paling sering dijumpai pada bayi baru lahir. CTEV adalah kelainan kompleks dimana kaki terputar ke dalam dan ke bawah sejak lahir, bersifat kaku dan tetap (Laloan et al., 2020). Congenital Talipes Equinovarus (CTEV) merupakan kelainan bawaan dengan angka kejadian 1-2 per 1000 kelahiran yang memerlukan penanganan dini menggunakan Dennis Brown Splint untuk mencegah deformitas permanen. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang CTEV dan penggunaan Dennis Brown Splint di Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kepada 50 ibu hamil dan kader kesehatan disertai pembagian booklet pada bulan Agustus-September 2024. Evaluasi dilakukan dengan pretest dan posttest menggunakan kuesioner 10 pertanyaan. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman sebesar 2,96 poin (dari 4,32 menjadi 7,28). Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang deteksi dini CTEV dan pentingnya penggunaan Dennis Brown Splint sebagai terapi konservatif. Puskesmas Jenar mendapatkan alat Dennis Brown Splint, booklet, dan leaflet untuk sosialisasi berkelanjutan.
Copyrights © 2025