Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan karakter remaja berbasis sopan santun dan nilai Pancasila melalui pendekatan mini riset deskriptif kualitatif. Fokus pengabdian mencakup bentuk-bentuk pelanggaran sopan santun yang terjadi dalam interaksi remaja, faktor penyebab penurunannya, serta penerapan nilai-nilai Pancasila sebagai upaya memperbaiki perilaku remaja. Data diperoleh melalui observasi sederhana pada lingkungan sekolah, pergaulan remaja, dan aktivitas digital mereka, serta melalui kajian literatur dari berbagai jurnal ilmiah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelanggaran sopan santun banyak ditemukan pada komunikasi lisan, penggunaan media sosial, dan sikap keseharian remaja. Faktor penyebabnya meliputi kurangnya keteladanan keluarga, pengaruh teman sebaya, budaya digital yang permisif, lemahnya pemahaman nilai Pancasila, dan perubahan budaya. Studi ini menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila—khususnya kemanusiaan, persatuan, dan etika sosial—dapat berfungsi sebagai dasar pembentukan karakter remaja bila diterapkan secara konsisten melalui keteladanan, pembiasaan, dan pendidikan karakter. Pengabdian ini juga menghasilkan rekayasa ide berbentuk strategi pembinaan karakter yang melibatkan keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial.
Copyrights © 2025