Pengalaman buruk seperti menjadi korban kekerasan, baik fisik maupun verbal, sehingga terjadi goresan luka di batin suami atau isteri telah menjadi hal yang lumrah. Meskipun demikian, hal ini tidak boleh dipandang remeh. Kasus seperti perceraian dan bunuh diri acapkali terjadi karena luka batin yang tidak tersembuhkan. Dibutuhkan penanganan melalui metode penyembuhan yang efektif dan kontekstual agar pasangan suami isteri dapat hidup dalam kesehatan holistik, fisik, mental, sosial, dan spiritual. Untuk memenuhi kebutuhan itu, kegiatan pembinaan dan pelatihan penyembuhan luka batin dilaksanakan. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan media presentasi input materi oleh fasilitator, dialog interaktif, sharing kelompok, refleksi pribadi, evaluasi pemahaman dan keterampilan praktik peserta. Hasil pembinaan dan pelatihan menunjukkan 30 pasangan suami isteri memahami luka batin, sumber, jenis, dan dampak buruk, berikut mampu menerapkan langkah-langkah praktis untuk menyembuhkan luka batin mereka. Pembinaan dan pelatihan ini berhasil membantu pasangan suami isteri mengidentifikasi luka batin mereka dan menemukan cara praktis untuk penyembuhan.
Copyrights © 2026