Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa persuasif dalam teks berita yang dipublikasikan di media massa daring. Bahasa persuasif memiliki peran penting dalam membentuk opini publik serta memengaruhi sikap pembaca terhadap isu tertentu. Dengan pendekatan kualitatif dan metode analisis wacana, penelitian ini mengidentifikasi serta mengkaji strategi bahasa persuasif yang digunakan oleh jurnalis dalam menyampaikan informasi. Data diambil dari lima artikel berita yang diterbitkan oleh media nasional dalam enam bulan terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik bahasa persuasif yang paling dominan mencakup penggunaan diksi emosional, pengulangan, retorika, dan kutipan dari otoritas. Terbukti bahwa penggunaan bahasa persuasif dapat secara signifikan meningkatkan daya tarik berita sekaligus membentuk persepsi pembaca. Temuan ini berfungsi sebagai pendorong untuk meningkatkan literasi kritis pembaca dalam menyikapi konten media.
Copyrights © 2025