Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi dan inovasi guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di era Society 5.0, khususnya dalam menghadapi tantangan literasi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi meliputi rendahnya kompetensi literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan kurangnya pelatihan berkelanjutan. Untuk mengatasinya, strategi yang diusulkan meliputi Project Based Learning (PjBL), Discovery Learning, Blanded Learning, dan Strategi Humanistik. Inovasi mencakup bentuk pedagogis (misalnya asesmen portofolio digital) dan teknologis (pemanfaatan AI dan AR/VR). Sintesis dari penelitian ini menghasilkan Model Konseptual BLENDED-4C-5.0, sebuah kerangka yang menyeimbangkan teknologi, keterampilan abad 21 (4C), dan nilai kemanusiaan, untuk membentuk siswa yang cerdas digital dan berkarakter.
Copyrights © 2025