p-Index From 2021 - 2026
6.362
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

BENTUK PASANGAN UJARAN TERDEKAT (ADJACENCY PAIR) DALAM TUTURAN NEGOSIASI Nurul Dwi Lestari
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pasangan ujaran terdekat (adjacency pair) dalam tuturan praktik negosiasi siswa SMKN 2 Malang. Hasil penelitian menunjukkan pasangan ujaran dari yang paling banyak muncul, yaitu pasangan pertanyaan-jawaban, pasangan permintaan-menerima atau menolak tawaran, pasangan penawaran-menerima atau menolak tawaran, pasangan menuntut-menerima atau menolak tuntutan, pasangan menuduh atau menolak tuduhan, dan beberapa pasangan ujaran lainnya. Selain beberapa pasangan ujaran terdekat (adjacency pair) dalam negosiasi juga ditemukan pertukaran kompleks. Kata Kunci: pasangan ujaran terdekat, adjacency pair, tuturan, negosiasiAbstract: The purpose of this research is to describe the form of the closest pair of adjacency pairs in the negotiation practice of students of SMKN 2 Malang. The results of the study show that the pairs of utterances that appear most frequently, namely the question-answer pair, the request-accept or reject offer pair, the offer-accept or reject offer, the partner's demands-accepting or rejecting demands, the couple's accusations or rejects accusations, and some pairs other utterances. In addition to several adjacency pairs in negotiations, complex exchanges are also found. Keywords: closest speech pair, adjacency pair, speech, negotiation
PENGENALAN MULTIMEDIA ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN KREATIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEKS EKSPLANASI Nurul Dwi Lestari; Sonya Manaf Umamy; Nur Lailatus Sa’adah
Jurnal Abdimas Mandiri Vol 5, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v5i1.1504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan inovasi pembelajaran berupa multimedia berbasis animasi untuk pembelajaran Bahasa Indonesia. Media ini dikembangkan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang teks eksplanasi dan selanjutnya siswa dapat mempraktikkan langkah-langkah menulis teks eksplanasi sehingga menghasilkan tulisan eksplanasi sesuai kadiah yang baik dan benar. Pengembangan media selanjutnya diperkenalkan kepada para guru dengan tujuan agar para guru memiliki pengalaman dalam pembuatan multimedia berbasis animasi dengan menitikberatkan pada penyampaian pesan dan kemenarikan baik dari segi isi maupun visual. Hasil penelitian menunjukkan adanya antusiasme dan kesungguhan siswa dalam mengikuti pembelajaran menggunakan media tersebut. Tulisan yang dihasilkan siswa menunjukkan kreativitas yang baik dan memenuhi ketercapaian tujuan pembelajaran. Pengabdian dalam bentuk pengembangan multimedia animasi menjadi ikhwal penting untuk dilakukan dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran dan hasil belajar siswa di sekolah. Kata Kunci: multimedia, animasi, pembelajaran, teks eksplanasi
REALITAS PROFETIK DALAM NOVEL DI BAWAH LINDUNGAN KA’BAH (1938) KARYA HAMKA DAN NOVEL SEPERTIGA MALAM (2009) KARYA SYAIFUL ERFAD Nurul Dwi Lestari
Jurnal Bahastra Vol 2, No 2 (2018): Edisi Maret 2018
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v2i2.2192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realitas profetik dalam novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Hamka (1938) dan novel Sepertiga Malam karya Syaiful Erfad (2009). Hasil penelitiannya adalah sebagai berikut (i) realitas profetik pada aspek humanisasi ditunjukkan melalui hubungan antara manusia dengan manusia lain dalam menentang dehumanisasi/modernitas kehidupan, (ii) realitas profetik pada aspek liberasi, berkaitan dengan upaya seseorang untuk membebaskan diri dari pengekangan yang dialami (iii) realitas profetik pada aspek transendensi, berkaitan dengan hubungan secara vertikal antara manusia dengan sang pencipta, Allah SWT.
INOVASI MULTIMEDIA ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN KREATIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEKS EKSPLANASI Nurul Dwi Lestari; Nila Lukmatus Syahidah; Apriliyani Diah Kartikasari
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 2, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan inovasi pembelajaran berupa multimedia berbasis animasi untuk pembelajaran Bahasa Indonesia. Media ini dikembangkan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang teks eksplanasi dan selanjutnya siswa dapat mempraktikkan langkah-langkah menulis teks eksplanasi sehingga menghasilkan tulisan eksplanasi sesuai kadiah yang baik dan benar. Pengembangan media selanjutnya diperkenalkan kepada para guru dengan tujuan agar para guru memiliki pengalaman dalam pembuatan multimedia berbasis animasi dengan menitikberatkan pada penyampaian pesan dan kemenarikan baik dari segi isi maupun visual. Hasil penelitian menunjukkan adanya antusiasme dan kesungguhan siswa dalam mengikuti pembelajaran menggunakan media tersebut. Tulisan yang dihasilkan siswa menunjukkan kreativitas yang baik dan memenuhi ketercapaian tujuan pembelajaran. Pengabdian dalam bentuk pengembangan multimedia animasi menjadi ikhwal penting untuk dilakukan dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran dan hasil belajar siswa di sekolah. Kata Kunci: multimedia, animasi, pembelajaran, teks eksplanasi
Upaya Meningkatkan Produktivitas Anak-Anak Pada Masa Pandemi Covid-19 Melalui Kegiatan Positif di Bagor Kulon Is Damayanti; Nurul Dwi Lestari
Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.127 KB) | DOI: 10.29303/rengganis.v1i2.60

Abstract

During the covid-19 pandemic in Indonesia, the number of people infected with the covid-19 virus is increasing. This has an impact on many aspects of everyone’s life, whether in education, health, social, economic. In school children, learning is carried out boldly using mobile phones at home. This makes the mind saturated, the purpose of this community service is to eliminate boredom by increasing the productivity of children during the covid-19 pandemic through this positive service activity using the Participatory Action Research (PAR) method. This community service activity is aimed at school-age children in Bagor Kulon village. The application of various positive activities for school-age children can make them more productive so that the mind is calmer and eliminates boredom. Activities that can be applied include fishing by reading and writing IQRA, learning to memorize letters, reading a book, and small competitions including adhan competitions, poetry reading competitions, and short letter memorization competitions, and short letter memorization competitions. Activities are carried out with due observance of health protocols. As a result of community service through these positive activities, children have high enthusiasm to do positive activities and get positive benefits.
Perbandingan Realitas Profetik Novel Di Bawah Lindungan Ka'bah dan Novel Sepertiga Malam Nurul Dwi Lestari
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Vol. 1 No. 02 (2020): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.726 KB) | DOI: 10.46772/semantika.v1i02.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realitas profetik dalam novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Hamka (1938) dan novel Sepertiga Malam karya Syaiful Erfad (2009). Hasil kajian menggambarkan tiga aspek, yaitu (i) realitas profetik pada aspek humanisasi ditunjukkan melalui hubungan antara manusia dengan manusia lain dalam menentang dehumanisasi/modernitas kehidupan, (ii) realitas profetik pada aspek liberasi, berkaitan dengan upaya seseorang untuk membebaskan diri dari pengekangan yang dialami (iii) realitas profetik pada aspek transendensi, berkaitan dengan hubungan secara vertikal antara manusia dengan sang pencipta, Allah SWT
DESAIN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK PENUTUR ASING (BIPA) TINGKAT INTERMEDIATE MID BERBASIS PENDEKATAN KOMUNIKATIF Nurul Dwi Lestari
JIPBSI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol. 5 No. 2 (2022): JIPBSI
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.788 KB)

Abstract

This study aims to describe (1) BIPA Learning Scenarios for Intermediate Mid Level Learners through a Communicative Approach, (2) Intermediate Mid Level BIPA Learning Materials based on a Communicative Approach, and (3) Evaluation of BIPA Learning on Intermediate Mid Level Speaking Ability. This study used descriptive qualitative method. The results showed that a communicative approach was used to achieve learning goals with good, effective, and fun language mastery. Learning activities that are based on a communicative approach that includes related activities related to criticism, praise, and suggestions; complete sentences of criticism, praise, and suggestions; the practice of verbally conveying criticism, praise, and suggestions. Exercises to support the language skills of learners at the intermediate mid level, include exercises to complete gap dialogues, role playing (dialogues) involving the speaker and the interlocutor, and making statements of agreement and disagreement from a real event, and other linguistic support exercises. Aspects of oral communication, including (1) facial expressions, (2) gestures, (3) choice of words, (4) structure of words and sentences, (5) speech, and (6) intonation/stressing of voice in expressions Certain expressions become aspects that play in the practice of communicating.
Integrasi Authentic Learning dalam Kemampuan Berpikir Kreatif untuk Inovasi Pembelajaran Menulis Abad 21 Nurul Dwi Lestari
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2022): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.477 KB) | DOI: 10.22437/pena.v12i1.21614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi pengalaman belajar autentik (authentic learning) ke dalam kemampuan berpikir kreatif serta mengukur ketercapaian siswa dalam pembelajaran menggunakan metode tersebut. Integrasi ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis sekaligus sebagai inovasi pembelajaran Abad 21 pada masa pandemi. Metode dalam penelitian ini adalah pra-eksperimen. Sampel penelitian adalah 32 siswa kelas VII D SMPN 1 Grogol. Hasil analisis data menunjukkan bahwa melalui authentic learning terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif, meliputi aspek kelancaran berpikir meningkat 25%, kriteria keluwesan meningkat 21,88%, dan kriteria keaslian meningkat 26,25%. Hasil analisis statistik menggunakan Independent Sample t Test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara mean skor postes dan pretes (p<0,01). Peningkatan skor tersebut menunjukkan bahwa authentic learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa SMP dalam menulis teks deskripsi. Kata kunci: authentic learning, berpikir kreatif, menulis, inovasi pembelajaran Abad 21
PENCEGAHAN KEMUNCULAN RADIKALISME DI ERA POST-TRUTH MELALUI SOSIALISASI LITERASI MEDIA DI DESA PESANTREN KEDIRI Nurul Dwi Lestari
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v5i2.20754

Abstract

Social media is a new phenomenon that is followed by modern society. The public needs to know that behind the freedom of social media as a means of self-expression of opinion, there are various domains of rules and ethics that must be met. The purpose of this community service is to describe the implementation of community service activities to prevent the emergence of radicalism in the post-truth era through media literacy socialization in the Pesantren Village, Kediri City. The specific objectives of this study are to describe: (1) the public's view of radicalism in the post-truth era, and (2) the implementation of media literacy socialization to prevent radicalism in the post-truth era. This community service method uses the Participatory Action Research (PAR) method by involving community participation to encourage better action. Media literacy socialization in the Pesantren Village, Kediri City discussed four efforts to prevent radicalism due to hoax news, including (1) reopening the village library equipped with facilities for accessing the internet wisely, (2) creating discussion groups on social media as a means of communication that " anti-hoax” and gathering facilities, (3) holding seminars or workshops to share with the public about updated information on technological developments, (4) supporting the need to develop education and learning programs for honesty, tolerance, and staying away from extreme attitudes. The results of this community service activity show that the community is starting to understand the importance of media literacy, namely having critical thinking power and being good at making the right decisions in responding to the dissemination of information on social media ABSTRAK: Media sosial menjadi fenomena baru yang digandrungi masyarakat modern. Masyarakat perlu mengetahui di balik kebebasan bermedia sosial sebagai alat ekspresi diri dalam berpendapat, terdapat berbagai ranah aturan serta etika yang harus dipenuhi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka mencegah kemunculan radikalisme di post-truth era melalui sosialisasi literasi media di Desa Pesantren Kota Kediri. Adapun tujuan khusus dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan: (1) pandangan masyarakat terhadap radikalisme di post-truth era, dan (2) pelaksanaan sosialisasi literasi media untuk mencegah radikalisme di post-truth era. Metode pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan partisipasi masyarakat untuk mendorong terjadinya aksi yang lebih baik. Sosialisasi literasi media di Desa Pesantren, Kota Kediri membahas empat upaya mencegah radikalisme akibat berita hoax, mencakup (1) membuka kembali perpustakaan desa dengan dilengkapi sarana mengakses internet secara bijak, (2) membuat grup-grup diskusi di media sosial sebagai sarana komunikasi yang “anti hoax” dan sarana silaturahmi, (3) menyelenggarakan seminar atau workshop untuk berbagi kepada masyarakat mengenai informasi perkembangan teknologi yang update, (4) mendukung perlunya dikembangkan program pendidikan dan pembelajaran sikap jujur, toleransi, dan menjauhi sikap ekstrem. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami pentingnya literasi media yaitu memiliki daya pikir kritis serta pandai mengambil keputusan yang tepat dalam menyikapi penyebaran informasi di media sosial.
PENANAMAN KEMANDIRIAN DAN POLA ASUH ANAK MELALUI KONSELING INTEGRASI METODE MENGAJI “UMMI” DI DESA SEKETI, KECAMATAN NGADILUWIH, KABUPATEN KEDIRI Nurul Dwi Lestari
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 4 (2022): Agustus: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Gajah Putih, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jppmi.v1i4.262

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh adanya beberapa variasi tingkat kemandirian pada anak usia dini di TPA Al-Amin Seketi. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan (1) pola pengasuhan dalam penanaman kemandirian anak oleh pihak keluarga di TPA Al-Amin Desa Seketi, dan (2) keterlibatan guru atau ustad atau ustadzah dalam menanamkan kemandirian pada anak di TPA Al-Amin Desa Seketi. Metode dalam penelitian ini menggunakan Metode PAR (Participatory Action Research). Untuk meningkatkan kemandirian peneliti meningkatkan pembelajaran dengan memberikan konseling diintegrasikan dengan metode mengaji “UMMI”. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan pola asuh anak di Desa Seketi, mencakup kepribadian orang tua, persamaan pola asuh yang diterima orang tua, kedalaman agama atau keyakinan, pengaruh lingkungan, pendidikan orang tua, usia orang tua, jenis kelamin, status sosial ekonomi, kemampuan anak, dan situasi. Pola asuh yang diterapkan secara demokratis oleh orang tua mampu meningkatkan kemandirian anak, sehingga anak memiliki kepribadian yang suka menolong, pribadi yang mandiri, dan kepribadian pejuang. Sementara itu, orang tua yang menerapkan pola asuh permisif cenderung menyebabkan anak memiliki sikap manja dan lebih suka bergantung pada orang lain untuk melakukan pekerjaan atau tugas-tugasnya.