Latar belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia terutama pada remaja putri. Prevalensi anemia pada remaja putri di Indonesia yaitu sebesar 32%. Remaja putri yang mengalami anemia dapat terjadi karena banyak faktor diantaranya, asupan zat besi yang kurang dan pola tidur yang buruk. Tujuan penelitian: mengetahui hubungan antara asupan zat besi dan pola tidur dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di MTs Negeri 1 Purwakarta. Metode penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah obeservasional dengan pendekatan Cross Sectional dengan metode kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja putri usia 12-15 tahun dan dari kelas 7,8, dan 9 di MTs Negeri 1 Purwakarta yang sudah terdata sebanyak 589 siswi. Pengambilan responden menggunakan metode purposive sampling dan didapatkan hasil yaitu 85 responden. Data pola tidur diperoleh dengan menggunakan kuesioner Pittsburgh sleep Quality index (PSQI), Data asupan zat besi menggunakan kuesioner Semi Quantitative and Food Recall Frequency (SQ-FFQ) sedangkan data anemia dengan mengukur kadar hemoglobin menggunakan GCHB. Uji hipotesis dengan uji chi-square. Hasil: Kadar Hemoglobin rendah pada remaja putri di MTs Negeri 1 Purwakarta yaitu 7 responden (8,2%), asupan zat besi kurang yaitu 61 responden (71,8%), pola tidur yang buruk sebanyak 75 responden (88,1%). Data statistik menunjukan hubungan asupan zat besi dengan kadar hemoglobin p= 0,370 dan hubungan pola tidur dengan kadar hemoglobin p=0,829 Simpulan: Tidak ada hubungan antara asupan zat besi dan pola tidur dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di MTs Negeri 1 Purwakarta
Copyrights © 2025