Kebiasaan anak sekolah dasar dalam membeli jajanan umumnya dipengaruhi oleh rasa dan penampilan makanan, tanpa memperhatikan aspek kebersihan maupun kandungan gizinya. Padahal, konsumsi jajanan yang kurang sehat dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan pada anak. Oleh sebab itu, pemahaman mengenai jajanan sehat perlu diperkenalkan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa SDN 1 Sawah Lama Bandar Lampung mengenai jajanan sehat. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalami penelitian ini berjumlah 216 siswa, dengan 68 siswa yang dijadikan sampel melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas siswa mempunyai tingkat pengetahuan yang baik tentang jajanan sehat, yaitu 59 siswa (86,8%). Sebanyak 5 siswa (7,4%) berada pada kategori cukup, dan 4 siswa (5,9%) pada kategori kurang. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa telah memahami pentingnya memilih jajanan sehat, meskipun sebagian kecil masih memerlukan perhatian lebih. Kesimpulannya, pengetahuan siswa mengenai jajanan sehat secara umum tergolong baik. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan melalui penyuluhan gizi di sekolah dan peran orang tua untuk memastikan seluruh siswa dapat membiasakan diri memilih jajanan yang aman dan bergizi.
Copyrights © 2025